Polres Ponorogo Sosialosasi Bahaya Radikalisme Dan Terorisme Kepada BKMM Dewan Masjid Indonesia

Polres Ponorogo Sosialosasi Bahaya Radikalisme Dan Terorisme Kepada BKMM Dewan Masjid Indonesia

featured image
PONOROGO - Dalam rangka pencegahan paham radikalism dan terorisme, Polres Ponorogo terus melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Kali ini sosialisasi digelar di Masjid Al-Irsyad Jl. Puntodewo Desa Bungkal Kecamatan Bungkal, Kamis (19/01/2023) yang disampaikan kepada Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid Dewan Masjid Indonesia (BKMM DMI) diikuti sekitar 40 orang.

Dalam kesempatan itu, Kasubnit Sat Intelkam Polres Ponorogo Aipda Eko Satriyo menyampaikan bahwa radikalisme dan terorisme muncul karena sikap fanatisme berlebihan, sikap eksklusif maupun faktor ekonomi, sosial, politik dan faktor lainnya.

Mengapa radikalisme dan terorisme perlu dicegah, menurut Aipda Eko Satriyo karena satu aksi radikal dan teror dapat melumpuhkan berbagai aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Mencegah bahaya radikalisme dan terorisme bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tapi butuh kepedulian kita termasuk dari Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid Dewan Masjid Indonesia (BKMM DMI) atau yang hadir saat ini,” ungkapnya

Aipda Eko Satriyo berharap BKMM DMI ikut menjaga keutuhan NKRI, dapat meredam isu intoleransi, radikalisme dan terorisme dimulai dari diri sendiri.

Pada bagian akhir materi, Aipda Eko Satrio menitipkan pesan agar bersama-sama dengan aparat kepolisian menjaga kedamaian kehidupan beragama dan bermasyarakat di Kota Ponorogo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BKMM DMI Ponorogo, Staf Kanwil Kemenag Ponorogo, Penyuluh radikalisme Kemenag Kec. Bungkal, Kanit Intelkam Polsek Bungkal Aipda Toni Setiawan, S.H., Kasubnit Sat Intelkam Polres Ponorogo Aipda Eko Satriyo dan Anggota BKMM DMI Kecamatan Bungkal, Ngrayun, Balong dan Slahung.

(Humas)

Posting Komentar

0 Komentar